Musi Banyuasin, 27 Agustus 2026 – Seorang pria bernama Andre tewas setelah terlibat duel menggunakan parang di kawasan perkebunan kelapa sawit Desa Mekar Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Peristiwa tersebut diduga bermula dari persoalan buah sawit yang disebut diambil korban. Polisi kini masih mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan kronologi dan motif sebenarnya.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan keterangan awal polisi, Abu Sidik mendatangi Andre setelah mengetahui adanya dugaan pengambilan buah kelapa sawit miliknya. Abu disebut sempat bermaksud menyelesaikan persoalan tersebut dengan memberikan penggantian berupa uang. Namun, pembicaraan itu tidak menemukan titik temu hingga keduanya terlibat pertengkaran.
Situasi kemudian berubah menjadi bentrokan. Polisi menyebut Andre sempat mengambil parang ketika perselisihan berlangsung. Abu Sidik kemudian mengambil parang lain yang berada di atas meja. Keduanya akhirnya terlibat duel satu lawan satu dengan menggunakan senjata tajam tersebut.
Dalam perkelahian itu, Andre mengalami sejumlah luka. Polisi menyebut korban mengalami luka pada lengan kiri serta luka serius di bagian leher. Cedera tersebut menyebabkan Andre meninggal dunia di lokasi kejadian. Kondisi korban kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Sebelum kronologi lengkap terungkap, warga sempat digegerkan dengan penemuan jasad Andre di area perkebunan. Korban ditemukan dalam kondisi sangat mengenaskan dengan bagian kepala terpisah dari tubuhnya. Temuan tersebut membuat aparat segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengamankan area kejadian.
Abu Sidik kemudian diamankan polisi dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, serta memeriksa pihak-pihak yang dianggap mengetahui peristiwa tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara utuh bagaimana perselisihan antara korban dan pelaku berkembang hingga berujung kematian.
Dalam informasi yang disampaikan kepada aparat, Abu disebut mengaku hendak menyelesaikan persoalan terkait buah sawit yang hilang. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya merasa diserang terlebih dahulu oleh Andre sehingga terjadi perkelahian. Namun, keterangan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyidikan dan perlu dicocokkan dengan bukti maupun keterangan saksi lainnya.
Dugaan bahwa Andre mengambil buah sawit juga belum dapat dianggap sebagai fakta yang telah terbukti secara hukum. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut, termasuk mencari tahu apakah benar terjadi pencurian, bagaimana perselisihan bermula, dan tindakan masing-masing pihak ketika bentrokan berlangsung.
Kepolisian juga perlu memastikan apakah tindakan yang dilakukan dalam perkelahian tersebut memenuhi unsur tindak pidana tertentu. Pemeriksaan terhadap barang bukti dan keterangan saksi menjadi bagian penting untuk menentukan konstruksi perkara. Setiap keterangan yang diperoleh akan dibandingkan dengan kondisi di TKP dan hasil penyelidikan lainnya.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat Desa Mekar Jaya karena terjadi di kawasan perkebunan dan melibatkan penggunaan senjata tajam. Persoalan yang awalnya disebut berkaitan dengan buah sawit tersebut akhirnya berubah menjadi bentrokan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia. Polisi meminta masyarakat tidak mengambil kesimpulan sendiri sebelum proses penyidikan selesai.
Setelah pelaku diamankan, penyidik melanjutkan pemeriksaan untuk mengungkap motif dan kronologi secara menyeluruh. Polisi juga memeriksa barang bukti yang ditemukan di lokasi untuk memperkuat proses hukum. Langkah tersebut diperlukan agar perkara dapat ditangani berdasarkan fakta yang ditemukan, bukan hanya berdasarkan keterangan awal dari salah satu pihak.
Hingga kini, dugaan pencurian sawit yang disebut menjadi pemicu konflik masih dalam penyelidikan. Polisi juga masih mendalami seluruh rangkaian perkelahian antara Andre dan Abu Sidik, termasuk bagaimana penggunaan parang hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Proses hukum akan menentukan fakta sebenarnya di balik duel maut yang terjadi di perkebunan sawit Muba tersebut.





