Jakarta, 4 Juni 2026 – Menjelang bergulirnya Piala Dunia FIFA 2026, perhatian publik tidak hanya tertuju pada para pemain bintang, tetapi juga para pelatih yang memimpin tim nasional peserta. Sejumlah pelatih menerima bayaran yang sangat besar berkat reputasi, pengalaman, dan prestasi yang telah mereka raih di level internasional maupun klub.
Menariknya, pelatih juara dunia Argentina, Lionel Scaloni, disebut hanya menempati posisi kedelapan dalam daftar pelatih dengan gaji tertinggi di Piala Dunia 2026. Meski berhasil membawa Tim Nasional Argentina meraih berbagai gelar prestisius dalam beberapa tahun terakhir, pendapatannya masih berada di bawah sejumlah pelatih lain yang menangani tim nasional besar.
Daftar pelatih dengan bayaran tertinggi umumnya didominasi oleh sosok-sosok yang memiliki rekam jejak panjang di sepak bola elite dunia. Beberapa di antaranya pernah menjuarai kompetisi besar di level klub maupun internasional sehingga federasi masing-masing negara bersedia memberikan kontrak bernilai tinggi untuk mendapatkan jasa mereka.
Besarnya gaji para pelatih mencerminkan tingginya tuntutan yang harus mereka hadapi. Selain bertanggung jawab terhadap performa tim di lapangan, mereka juga dituntut mengelola tekanan publik, ekspektasi suporter, hingga strategi jangka panjang pengembangan tim nasional. Karena itu, federasi sepak bola kerap menginvestasikan dana besar demi memastikan tim ditangani oleh sosok yang dianggap mampu membawa kesuksesan.
Meski tidak berada di posisi teratas dalam daftar pendapatan, Scaloni tetap menjadi salah satu pelatih yang paling dihormati di dunia sepak bola saat ini. Prestasi yang telah diraihnya bersama Argentina membuat namanya sejajar dengan pelatih-pelatih elite lainnya. Piala Dunia 2026 pun akan menjadi kesempatan baru bagi para pelatih dengan bayaran tertinggi tersebut untuk membuktikan bahwa nilai kontrak mereka sebanding dengan hasil yang mampu diberikan kepada tim nasional masing-masing.






