Jakarta, 6 Mei 2026 — Suasana panik menyelimuti sebuah kawasan permukiman setelah seorang pria bernama Andrie Yunus menjadi korban penyiraman cairan diduga air keras oleh orang tak dikenal. Sejumlah warga yang berada di lokasi langsung berupaya memberikan pertolongan pertama ketika melihat kondisi korban yang mengenaskan usai kejadian tersebut.
Salah satu saksi mata mengatakan korban terlihat kesakitan sambil meminta bantuan beberapa saat setelah insiden terjadi. Warga yang mendengar teriakan langsung mendatangi lokasi dan mendapati pakaian yang dikenakan korban mengalami kerusakan parah akibat cairan tersebut.
Menurut keterangan saksi, korban tampak mengalami luka pada beberapa bagian tubuh. Warga kemudian berinisiatif membilas tubuh korban menggunakan air seadanya sambil menunggu bantuan medis datang ke lokasi. Situasi di sekitar tempat kejadian sempat dipenuhi kepanikan karena banyak warga tidak menyangka aksi brutal itu terjadi secara tiba-tiba.
Saksi lain mengungkapkan bahwa korban masih dalam keadaan sadar ketika dievakuasi. Namun, rasa sakit yang dialami membuat korban kesulitan berbicara. Beberapa warga berusaha menenangkan korban sambil membantu membersihkan sisa cairan yang menempel di tubuh dan pakaiannya.
Tak lama setelah kejadian, petugas medis bersama aparat kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan intensif akibat luka yang dialami.
Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik aksi penyiraman tersebut. Aparat juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat insiden berlangsung.
Kasus penyiraman cairan berbahaya kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait tindak kekerasan brutal di ruang publik. Warga berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.







