Jakarta, 1 Mei 2026 — Menteri Pertahanan sekaligus tokoh nasional, Prabowo Subianto, menyuarakan pentingnya menekan besaran potongan dari aplikasi ojek online (ojol) agar tidak melebihi 10 persen. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan para mitra pengemudi di tengah persaingan ekonomi digital.
Menurut Prabowo, potongan yang terlalu besar dapat mengurangi pendapatan pengemudi secara signifikan, terutama bagi mereka yang menggantungkan penghasilan utama dari sektor transportasi online.
Soroti Kesejahteraan Mitra Pengemudi
Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi ojol merupakan bagian penting dari ekosistem ekonomi digital yang harus mendapat perlindungan. Ia menilai, keseimbangan antara kepentingan perusahaan aplikasi dan mitra pengemudi perlu dijaga.
“Pengemudi harus mendapatkan porsi yang adil dari hasil kerja mereka,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Usulan Batas Maksimal Potongan
Dalam pandangannya, potongan di bawah 10 persen dinilai lebih ideal untuk menjaga pendapatan pengemudi tetap layak. Angka tersebut diharapkan menjadi acuan bagi perusahaan aplikasi dalam menentukan kebijakan tarif.
Meski demikian, penerapan kebijakan ini masih memerlukan kajian lebih lanjut serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Respons dari Pelaku Industri
Sejumlah pelaku industri transportasi online menyambut baik perhatian terhadap kesejahteraan mitra pengemudi. Namun, mereka juga menilai bahwa penyesuaian potongan harus mempertimbangkan aspek operasional, termasuk biaya teknologi, pemasaran, dan layanan.
Dialog antara pemerintah, perusahaan, dan perwakilan pengemudi dinilai penting untuk mencapai solusi yang seimbang.
Dampak bagi Ekosistem Digital
Jika kebijakan ini diterapkan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pengemudi, tetapi juga oleh keseluruhan ekosistem digital. Tarif layanan, promo, hingga model bisnis perusahaan bisa mengalami penyesuaian.
Namun di sisi lain, kebijakan ini berpotensi meningkatkan kesejahteraan mitra dan menciptakan hubungan kerja yang lebih berkelanjutan.
Harapan ke Depan
Prabowo berharap adanya regulasi yang jelas dan adil untuk sektor transportasi online. Dengan aturan yang tepat, industri ini diharapkan dapat terus berkembang tanpa mengorbankan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.
Isu ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian publik, mengingat peran besar layanan ojol dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.






