Jakarta, 30 Mei 2026 – Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta berencana melakukan penelusuran terhadap jaringan saluran lama di sejumlah titik sebagai bagian dari upaya pencegahan agar kasus jalan amblas tidak kembali terulang. Langkah ini dilakukan setelah ditemukannya indikasi bahwa kondisi saluran bawah tanah yang telah berusia tua berpotensi memengaruhi stabilitas struktur tanah dan badan jalan di atasnya.
Menurut pihak terkait, pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada lokasi yang mengalami kerusakan, tetapi juga mencakup area-area lain yang memiliki jaringan saluran dengan usia dan karakteristik serupa. Penelusuran tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi aktual saluran, mengidentifikasi potensi kerusakan, serta mendeteksi titik-titik yang berisiko menimbulkan masalah di kemudian hari. Dengan demikian, tindakan perbaikan dapat dilakukan lebih awal sebelum terjadi gangguan yang lebih besar.
Dinas SDA menilai bahwa keberadaan saluran lama yang mengalami penurunan fungsi, keretakan, atau kerusakan struktural dapat memicu pengikisan tanah di sekitarnya. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan rongga di bawah permukaan jalan yang akhirnya memicu amblasnya badan jalan. Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur bawah tanah menjadi bagian penting dari strategi pencegahan yang sedang disiapkan.
Selain penelusuran dan pemeriksaan teknis, pemerintah daerah juga akan mempertimbangkan langkah rehabilitasi maupun penggantian saluran yang sudah tidak layak digunakan. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan keandalan sistem drainase sekaligus menjaga keamanan infrastruktur jalan di wilayah Jakarta. Pemeriksaan berkala juga menjadi bagian dari rencana jangka panjang untuk memastikan kondisi saluran tetap terpantau dengan baik.
Melalui langkah antisipatif ini, Dinas SDA DKI Jakarta berharap dapat mengurangi risiko terjadinya jalan amblas yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan lalu lintas perkotaan. Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, sehingga berbagai upaya pencegahan akan terus dilakukan guna menjaga kualitas infrastruktur serta memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas setiap hari di ibu kota.





